Menuju piala dunia 2018 dan optimisme tim-tim Asia

0
37

QQFUNBET.COM SITUS FREE GAMES MOBILE SLOT ONLINE JACKPOT TERBESAR INDONESIA

Menuju piala dunia 2018 dan optimisme tim-tim Asia

 Menuju piala dunia 2018 dan optimisme tim-tim Asia

Seluruh negara peserta piala dunia 2018 sudah mengambil langkah-langkah perumusan teknis dan taktis yang akan mereka terapkan di panggung akbar hajatan sepakbola empat tahunan di Rusia 2018 ini. Kurang lebih 100 hari piala dunia sudah di depan mata, semua tim baik tim-tim dari benua biru, Amerika dan juga negara-negara peserta dari Asia sudah mulai melakukan persiapan intensif agar mereka tidak hanya menjadi bulan-bulanan tim-tim lain dan harus rela dipermalukan di atas lapangan. Melihat kekuatan yang merata dari setiap klasemen piala dunia 2018 di setiap grup wajar jika persiapan harus dilakukan secara massif oleh semua tim.

Khusus untuk tim-tim peserta piala dunia 2018 yang berasal dari benua Asia, persiapan harus betul-betul diatur dengan sangat tepat, karena dalam sejarah perjalanan piala dunia, negara-negara Asia tidak mampu melangkahkan kakinya lebih jauh dalam setiap perhelatan piala dunia. Kita semua tahu bahwa, benua yang menampung jumlah penduduk lebih dari setengah jumlah kehidupan manusia di dunia sangat minim prestasi dalam kancah international ini. Mereka selalu ditempatkan sebagai tim-tim pelengkap atau tim-tim kuda hitam yang saban perhelatan tidak mampu melangkah lebih jauh.

Oleh sebab itu,  untuk mengatasi klaim inferior itu tim-tim Asia harus mempersiapkan tim dengan matang, karena setiap klasemen piala dunia 2018 saat ini tim-tim asia akan kembali berhadapan dengan tim-tim lain yang memiliki kekuatan penuh besok di Rusia. Tantangan ini harus menjadi pembuktian bagi semua khalayak, karena empat tahun yang akan datang, Asia ditunjuk sebagai penyelenggara piala dunia.

Tetapi sungguh naïf, harapan dan upaya memupuk optimisem itu tidak berbanding lurus dengan keyakinan para pelaku si kulit bundar dari Asia, termasuk bagi sang legenda hidup Manchester United dari Asia, Park-Ji Sung. Eks kapten pasukan tim nasional Korea Selatan ini, menyampaikan pesimisme yang dalam terkait kiprah negara-negara Asia di piala dunia 2018 di Rusia.

Asumsi yang disampaikan oleh mantan Winger yang berkolaborasi dengan Ryan Gigs dan Cristiano Ronaldo di Manchester United ini, semangat budaya, hingga kebiasaan yang bisa dilihat sebelum hajatan akbar itu menjadi satu rintangan besar tim-tim dari Asia. Akan tetapi Ji Sung memberikan semangat dan motivasi bagi negara-negara peserta dari Asia untuk menyiapkan tim jauh-jauh hari minimal 100 hari menjelang piala dunia bergulir, maka dia yakin tim-tim dari Asia akan mendaku narasi yang berbeda dari sebelumnya. Maklum, persiapan memang menjadi satu kendala yang selalu terjadi di benua-benua Asia.

Pesimisme juga tampak pada raut wajah pelatih negara gingseng, Korea Selatan, Shin Tae Yong. Dia menyadari bahwa, tim-tim benua biru, dan Amerika Latin, adalah tim yang dua langkah di depan timnya. Dia sadar bahwa, tidak cukup dengan keyakinan untuk melaju lebih jauh di ajang itu, butuh kerja keras dan diterminasi yang massif untuk mengimbangi kekuatan mereka, setidaknya tim-tim Asia menginjakkan kaki di babak 8 besar.

Tae Yong mengatakan “rintangan besar akan selalu menyertai kami. Oleh sebab itu kita harus bekerja dengan sangat intens. Untuk melaju ke perempat final kita membutuhkan diterminasi yang sangat tinggi” tandas pelatih Asli Korea selatan itu.

Pada hajatan piala dunia 2018 ini, tim-tim Asia tentunya menyebar di selurh grup untuk membetuk klasemen piala dunia 2018, mulai dari grup A, B, C, F dan di grup H.di grup A dihuni oleh negara Kuat Rusia, Mesir dan Arab Saudi dan Uruguay. Sementara grup ada juara Eropa Portugal, Maroko, Spanyol dengan skuad terbaru dan Iran. Australia satu grup dengan Prancis, Denmark dan Peru. Korea selatan berada di grup F dengan Jerman, Meksiko dan swedia. Grup terakhir ada Jepang yang harus kerja keras mengalahkan Polandia, Kolombia dan Senegal.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here